Gelar Pelatihan Kehumasan, Wakapolda Riau Tekankan Pentingnya Manajemen Media di Era Digital
PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun Anggaran 2026 yang diikuti para Kasi Humas Polres jajaran Polda Riau serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Satker Polda Riau, di Aula Tribrata Lantai 5 Polda Riau, Kamis (12/02/2026).
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, mewakili Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad beserta para Pejabat Utama Polda Riau.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Waduh! IHSG Dibuka Ambrol 2,26 Persen, Jatuh ke Level 6.000
Dalam pelatihan itu, panitia menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Assoc. Prof. Eka Putra, S.T., M.Sc., Ph.D, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau, serta Aris Nugroho, S.H, Content Creator dari Riau Creative Hub.
Dalam arahannya, Wakapolda Riau menegaskan bahwa kemampuan manajemen media menjadi salah satu kunci utama keberhasilan organisasi Polri, khususnya dalam membangun kepercayaan publik.
Ia mengungkapkan pengalamannya selama 15 tahun berdinas di Polda Metro Jaya yang menjadi barometer keamanan nasional, di mana pengelolaan media merupakan bagian strategis yang tidak bisa diabaikan.
“Manajemen media adalah kunci utama keberhasilan organisasi kita. Baik atau buruknya citra Polri sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola media,” ujar Brigjen Pol Hengki Haryadi.
Wakapolda juga menyoroti tantangan besar di era digital native, di mana jumlah pengguna ponsel di Indonesia bahkan melebihi jumlah penduduk dan mayoritas masyarakat aktif di media sosial. Kondisi ini, menurutnya, menuntut Polri untuk lebih adaptif dan responsif menghadapi dinamika informasi yang bergerak cepat dan masif.
Selain itu, ia turut mengingatkan fenomena post-truth di ruang digital, di mana opini dan emosi kerap lebih dipercaya daripada fakta. Jika tidak diimbangi dengan strategi komunikasi yang tepat, narasi negatif berpotensi membentuk persepsi publik secara keliru.
“Jangan biarkan narasi negatif mendominasi tanpa ada respons yang cepat dan kuat dari kita. Setiap personel Humas harus mampu mengemas kata-kata dan menyajikan data agar tidak terjadi salah persepsi di masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakapolda menyebut fungsi Humas sebagai pasukan khusus Polri dalam membangun citra institusi. Ia menilai keberhasilan operasional kepolisian di lapangan harus dikemas secara visual dan naratif agar masyarakat dapat melihat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad juga turut memberikan materi kepada para peserta pelatihan, khususnya terkait praktik public speaking dan teknik menghadapi wartawan dalam memberikan keterangan resmi.
Materi tersebut meliputi teknik penyampaian pernyataan pers, penguasaan isu, pengendalian bahasa tubuh, hingga strategi menjawab pertanyaan kritis media secara lugas, tenang, serta profesional.
“Latihan ini bertujuan agar setiap Kasi Humas mampu tampil percaya diri saat memberikan keterangan resmi, menghindari kesalahan persepsi, serta memastikan pesan institusi tersampaikan dengan jelas dan tidak menimbulkan multitafsir,” jelas Kombes Pol Pandra.
Melalui pelatihan ini, Polda Riau berharap dapat melahirkan personel Humas yang semakin profesional, memiliki kemampuan khusus dalam mengelola informasi secara cerdas, humanis, serta mampu menjaga stabilitas keamanan dan kehormatan institusi di ruang digital.
Pelatihan tersebut sejalan dengan semangat transformasi Polri Presisi, khususnya dalam membangun komunikasi publik yang transparan dan terpercaya.(son)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar