Airlangga-Dony Dipanggil ke Istana Usai Presiden Bertemu Konglomerat, Ada Apa?
JAKARTA - Sejumlah menteri di sektor ekonomi Kabinet Merah Putih dipanggil darurat ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026) siang ini. Mereka dipanggil Presiden Prabowo Subianto setelah melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha dan konglomerat.
Menko Pereknomian Airlangga Hartarto datang paling duluan sekitar pukul 13.05 WIB. Airlangga enggan memberi tahu apa yang mau dibahas, dia bilang setelah rapat baru akan disampaikan apa yang didiskusikan dengan Prabowo.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
- Ada Mayat Bayi Mengapung di Parit Graha Panam Permai Pekanbaru, Masih Diselidiki
- 16 Maret 2026, Ini Daftar Peringatan Penting Hari Ini: dari Hari Rimbawan hingga Hari Panda Sedunia
"Nanti saja kita tungguin," ujar Airlangga ketika tiba kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Ketika ditanya apakah rapat hari ini akan membahas hasil pertemuan Prabowo dengan pengusaha dan konglomerat, Airlangga enggan menjawab. "Kita tunggu di dalam," sebutnya.
Yang jelas dia bilang pertemuan Prabowo dengan pengusaha dan konglomerat membahas soal kondisi ekonomi terkini.
"Pasti bahas masalah ekonomi. Apanya nanti kami dengar langsung dari presiden. Kita tunggu dan dengarkan langsung," ujar Airlangga.
COO BPI Danantara Dony Oskaria juga hadir di Istana Kepresidenan, dia mengaku belum tahu dipanggil rapat membahas apa. Ketika disinggung soal pertemuan Prabowo dengan pengusaha dan konglomerat, dia juga bilang tidak tahu.
"Belum tau di dalam," katanya singkat.
Selain Airlangga dan Dony, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto juga hadir di Istana Kepresidenan.(dc/dmy)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar