Titik-titik Kenikmatan Tubuh pada Cowok. Rahasia Nenek Moyang Dulu
RIAUKU.COM - Titik kenikmatan atau G alias Titik Gräfenberg dalam bahasa Inggris G-Spot adalah istilah digunakan untuk menggambarkan area di dalam vagina seorang wanita. Lalu, dimana titik-titik kenikmatan pada cowok atau laki-laki. Apakah memiliki area gairah ini?
Banyak pria menilai titik sensitif yang bila distimulasi dapat menyebabkan gairah yang tinggi, orgasme yang sangat kuat dan ejakulasi sangat cepat. Tentunya dari semua anggota tubuh pria juga memiliki hal yang sama. Hanya saja, titik-titik ini tentu berbeda dengan setiap pria.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
Menurut tim ahli Riauku.com mengatakan bahwa orangtua-tua dahulu lebih mempercayai titik-titik ini sejak dahulu. Artinya, titik-titik ini lebih menunjukkan pada tubuh atau fisik selain pada kelamin. Bahkan setiap remaja yang mau menikah, ilmu ini diberi dengan cuma-cuma alias gratis. Nah, mau tahu tahu rahasianya?
Ternyata pada pria hanya ada tiga titik kenikmatan saja sebagai perangsang yang memudahkan wanita untuk memulai hubungan intim. Artinya, ilmu ini hanya berlaku sebagai jurus akhir, apabila istri menemui suami yang sulit untuk dirangsang alias lemot, susah berinteraksi dengan lawan jenis.
Tiga Titik Kenikmatan Pria
Tiga titik-titik kenikmatan pada pria, yang dipercaya sejak nenek moyang dulu, antara lain:
Rambut: Sentuhan jemari lawan jenis harus tepat berada di samping, atas telinga pria. Ada pria lebih terangsang bila disentuh sedikit dengan telinganya. Sentuhan ini dapat terjadi di dua sisi rambut kiri dan kanan dari kepala pria.
Tengkuk (Leher): Ternyata bagian tubuh ini memiliki rangsangan awal saat berhubungan intim. Sentuhlah dengan jemari yang lembut, perlahan namun posisi lengan tetap berada di belakang leher. Ulangi berulang kali dengan tangan sedikit basah.
Paha: Posisi paha ini berada di antara paha dalam yang bertemu dengan dua paha kiri dan kanan. Jaraknya sangat dekat alat kelamin pria. Semakin dekat maka semakin terangsang pria menerimanya. Makanya, ada baiknya dimulai dengan jarak sejengkal. Sentuhlah dengan perasaan yang lembut. Jangan lakukan dengan tergesa-gesa.
Intinya, ini pun dipercaya sebagai daerah berkas saraf yang mengelilingi titik pria tersebut. Tulisan ini bukanlah memberikan petunjuk untuk berbuat tak senonoh. Tapi, memberikan pengetahuan bagi kalangan muda khususnya kalangan remaja pria, bila suatu saat nanti titik-titik ini dimanfaatkan kalangan wanita untuk melakukan sentuhan-setuhan ini di tubuhnya. Tapi, (biasanya, tanpa sentuhan ini pun, pria yang dulu memulainya)
Sebaliknya, bila sang putri sudah menikah, mungkin hal ini tidak jadi masalah. Karena titik-titik ini akan memberikan kenikmatan dan kepuasan bagi kedua sejoli, untuk tetap bertahan ingin melakukan hubungan intim setiap saat.
Karena yang menjadi persoalan selama ini, jika berhubungan intim hanya satu pasangan saja yang menikmati. Nah, alasan itu pula mengapa banyak pasangan memutuskan untuk mencari kenikmatan hubungan badan pada pasangan baru dengan cara melakukan hubungan intim, dengan memulai sebuah titik-titik kenikmatan.
Bagi yang sudah menikah khususnya wanita, apakah sudah yakin bahwa pasangan Anda sudah menikmati hubungan intim? Nah, mungkin Anda akan berkata tidak tahu, Karena selama ini Anda hanya puas mencapai klimaks tetapi Anda tidak pernah bertanya atau melihat reaksi pasangan Anda sendiri.
Jika demikian, berarti Anda termasuk egois yang lebih mementingkan diri sendiri. Nah, ada baiknya kalangan wanita justru mengatakan sebenarnya bahwa kepuasan saat berhubungan badan belum sepenuhnya Anda nikmati. Alasan ini lebih baik, dari pada berujung pisah. (dmy)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar