Pelantikan Pengurus 2026–2030

Kenduri Anak Pekan di Pekanbaru Tampilkan Ragam Budaya Melayu

Kenduri Anak Pekan tema hajatan pesta rakyat  menghiasi acara pelantikan pengurus IPP masa bakti 2025–2030. (ils)

PEKANBARU – Kenduri Anak Pekan. Itulah tema hajatan pesta rakyat  menghiasi acara pelantikan pengurus Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) masa bakti 2025–2030. Hajatan ini akan digelar di Lapangan Bukit, Senapelan pada 7–8 Februari 2026.

Senarai hajatan dikemas dengan beragam acara budaya, sosial, dan ekonomi kreatif untuk masyarakat Kota Pekanbaru.

Ketua Umum IPP terpilih, Muflihun, S.S.T.P., M.A.P, menyampaikan bahwa Kenduri Anak Pekan dirancang sebagai ruang kebersamaan antara organisasi dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, IPP ingin menghadirkan hiburan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebudayaan serta kearifan lokal yang hidup di tengah-tengah masyarakat Pekanbaru.

“InSyaAllah, acara ini akan disajikan khusus untuk masyarakat. Mulai dari Pesona Busana Melayu, bazar UMKM, kegiatan donor darah yang sudah berlangsung, hingga beragam perlombaan menarik lainnya,” kata Muflihun dalam keterangan pers.

Muflihun juga menjelaskan, Kenduri Anak Pekan juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya Nusantara. Pengunjung dapat menyaksikan penampilan barongsai, reog, serta ragam atraksi budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang dikemas dalam suasana meriah dan inklusif.

“Acara ini kami persembahkan sepenuhnya untuk masyarakat Pekanbaru, agar masyarakat bisa menikmati hiburan dan kebahagiaan secara gratis,” kata dia.

Kesempatan itu, Muflihun juga mengajak seluruh putra-putri Pekanbaru untuk bergabung dan berpartisipasi bersama IPP. Alasannya, IPP merupakan organisasi terbuka dan inklusif, tanpa membedakan latar belakang suku maupun asal-usul.

“IPP tidak melihat siapa dia dan dari suku apa. Siapa pun yang tinggal di Kota Pekanbaru dipersilakan untuk bergabung dan berpartisipasi bersama-sama,” tegas dia.

Ke depan, tambah Muflihun, IPP berkomitmen membuka ruang keanggotaan secara luas hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan RT dan RW, sebagai bagian dari upaya membangun generasi putra-putri Pekanbaru yang maju, berdaya saing, dan aktif dalam berbagai program kemasyarakatan.

Dengan konsep pesta rakyat dan semangat persatuan ini, kata Muflihun dikemas dalam Kenduri Anak Pekan diharapkan menjadi momentum kebangkitan peran generasi muda dalam menjaga budaya, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong pembangunan Kota Pekanbaru berkelanjutan. (rls)


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.