Pandji Pragiwaksono Diperiksa soal 'Mens Rea' Lusa, Kok Bisa?
JAKARTA - Komika Pandji Pragiwaksono bakal diperiksa lusa pada Jumat, 6 Februari 2026. Polda Metro Jaya akan mendalami hal yang dipersoalkan para pelapor terkait materi stand-up 'Mens Rea'. Siapa yang melapor?
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Rabu (4/2/2026), mengatakan pihaknya sudah menyiapkan beberapa pertanyaan terkait substansi permasalahan tersebut.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
"Nanti kita tunggu hasil keterangan yang disampaikan oleh beliau, sebagaimana yang dipermasalahkan atau yang dipertanyakan oleh para pelapor," jelas dia.
Iman mengatakan Pandji sudah mengonfirmasikan kehadiran untuk diperiksa. Penyidik, kata Iman, masih mendalami enam laporan terhadap Pandji.
"Ya sesuai dengan apa yang dilaporkan atau yang diadukan sama para pelapor saja. Nanti kita pertanyakan untuk mengkonfirmasi supaya proses penyidikan ini kita jaga keberimbangannya," imbuh dia.
Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah yang diwakili oleh kiai bernama Sudirman.
Siapa yang Melapor
Laporan ini pun telah teregister dengan nomor LP/B/567/SPKT/POLDA METRO JAYA. Salah satu perwakilan Majelis Pesantren Salafiyah, Kiai Matin Syarkowi, mengungkap alasan melaporkan Pandji ke Polda Metro.
Dia mengatakan Majelis Pesantren Salafiyah menilai salah satu materi yang dibawakan Pandji dalam stand-up comedy 'Mens Rea' telah menistakan agama Islam.
Matin menyebutkan materi Pandji yang dianggap menistakan agama Islam adalah mengenai narasi orang yang tidak pernah bolong salatnya alias rajin, apakah otomatis menjadi orang baik. Dia mengatakan, dalam materi stand-up comedy 'Mens Rea', Pandji menyebut tidak.
Pandji juga telah dilaporkan terkait dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama berkaitan dengan pernyataannya dalam acara stand-up comedy bertajuk 'Mens Rea'.
Adapun dalam salah satu laporan, pelapor 'mengaku' membawa-bawa nama Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.
Pelapor menilai materi yang disampaikan Pandji membuat kegaduhan dan dapat menimbulkan perpecahan. Polda Metro Jaya sudah memeriksa sejumlah ahli dan saksi untuk menyelidiki laporan dugaan penistaan agama Pandji.
Respons Pandji
Komika Pandji Pragiwaksono memastikan diri siap mengikuti seluruh proses hukum terkait laporan dugaan pelanggaran dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea. Dia juga terbuka untuk berdialog dengan berbagai pihak.
"Yang pasti saya akan jalanin prosesnya saja. Saya tidak akan menghindar dari ajakan untuk berdialog, saya tidak akan menghindar dari panggilan. Ketika saya dibutuhkan untuk hadir, tentu saya akan hadir," ujar Pandji di kantor MUI Pusat, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Pandji menegaskan pertunjukan Mens Rea dibuat dengan niat baik, yakni untuk menghibur masyarakat. Menurutnya, seluruh materi stand-up yang dibawakan merupakan refleksi dari keresahan masyarakat, bukan keinginan pribadi semata. (dc/dmy)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar