Komando Pusat Amerika Kabarkan Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak Barat
JAKARTA - Sebuah pesawat pengisian bahan bakar KC-135 milik Amerika Serikat (AS) jatuh di Irak barat, Kamis (12/3/2026). Informasi tersebut disampaikan oleh Komando Pusat AS atau U.S. Central Command.
Ditulis akun X U.S. Central Command @CENTCOM, dikutip Jumat (13/3/2026). "Komando Pusat Amerika Serikat menyadari adanya kehilangan sebuah pesawat pengisian bahan bakar KC-135 milik Amerika Serikat".
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Waduh! IHSG Dibuka Ambrol 2,26 Persen, Jatuh ke Level 6.000
"Insiden tersebut terjadi di wilayah udara sekutu selama Operasi Epic Fury, dan upaya penyelamatan saat ini masih berlangsung. Dua pesawat terlibat dalam insiden tersebut," sambung keterangan U.S. Central Command.
Dalam penjelasannya, salah satu pesawat disebutkan jatuh di wilayah barat Irak. Sementara pesawat kedua berhasil mendarat dengan selamat.
"Insiden ini tidak disebabkan oleh tembakan musuh maupun tembakan dari pihak sendiri," tutup keterangan U.S. Central Command.
Perkembangan lain, media Inggris sebelumnya pada Kamis, 12 Maret 2026 melaporkan bahwa beberapa tentara AS terluka dalam serangan drone di sebuah pangkalan daerah Erbil, Irak utara, yang menampung tentara Inggris dan AS, mengutip pejabat militer Inggris, dilansir dari Antara.
Otoritas Irak mengatakan bahwa dua kapal tanker minyak diserang di dalam perairan teritorial Irak, yang menyebabkan penangguhan operasi di terminal minyak negara tersebut. *04
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar