Penuh Semangat Ramadhan, Murid TK Raudhatul Hidayah Bagikan Takjil di Desa Mandi Angin

Belasan murid TK Raudhatul Hidayah dengan wajah ceria berdiri di tepi jalan desa sambil membawa paket takjil

MINAS,RIAUKU.COM – Suasana sore di Desa Mandi Angin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Kamis (12/3/2026), terasa hangat dan penuh keceriaan.

Belasan murid TK Raudhatul Hidayah dengan wajah ceria berdiri di tepi jalan desa sambil membawa paket takjil yang siap dibagikan kepada masyarakat yang melintas.

Dengan didampingi para guru, anak-anak yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak itu tampak antusias menyapa pengendara dan warga. Satu per satu takjil mereka serahkan dengan penuh semangat, sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadhan.

TK Raudhatul Hidayah merupakan sekolah gratis yang berdiri di Desa Mandi Angin. Sekolah sederhana ini diprakarsai oleh pasangan suami istri, Pak Kinoy dan Buk Eva, yang memiliki kepedulian besar terhadap pendidikan anak-anak, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Berdiri di atas lahan milik pribadi dengan bangunan sederhana berukuran sekitar 7 x 5 meter, tempat ini menjadi ruang belajar yang penuh harapan. Meski fasilitas terbatas, semangat untuk memberikan pendidikan bagi semua kalangan tetap menyala.

Kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bagian dari pembelajaran karakter yang diajarkan kepada para murid. Para guru menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi sejak usia dini.

Didirikan pada tahun 2022, TK Raudhatul Hidayah terus berkembang dan kini memiliki 16 orang murid yang dibimbing oleh tiga orang guru. Setiap hari, mereka tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga diajarkan keterampilan serta nilai-nilai akhlak.

Menariknya, sekolah ini tidak memungut biaya apapun. Mulai dari pendaftaran hingga uang bulanan digratiskan, terutama bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu. Operasional sekolah selama ini banyak terbantu dari infak warga serta dukungan jamaah sekitar.

Pendiri TK Raudhatul Hidayah, Pak Kinoy, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan cara sederhana untuk menanamkan kebaikan kepada anak-anak.

“Berbuat baik dan berbagi kepada sesama tidak harus menunggu kita punya banyak. Semampunya saja. Yang penting ada niat, insyaAllah selalu ada jalan,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka, seluruh takjil yang disiapkan pun habis dibagikan kepada warga yang melintas di jalan Desa Mandi Angin. Keceriaan anak-anak yang terlibat dalam kegiatan tersebut menjadi pemandangan yang menghangatkan hati.

Kegiatan positif seperti ini diharapkan terus menjadi tradisi di TK Raudhatul Hidayah, sebagai upaya menanamkan nilai kebaikan dan kepedulian kepada sesama sejak usia dini. (Ridhwan/*04*)

 

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.