Wabup Rohul Bawa Gagasan Besar di Forum Riau, Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus Utama
PEKANBARU, RIAUKU.COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen itu kembali ditegaskan saat Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., menghadiri High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Rabu, 11 Maret 2026.
Pertemuan strategis yang dipimpin langsung Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, itu menjadi bagian dari upaya bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Riau dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah. Fokus utamanya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memastikan ketersediaan pangan tetap aman selama Ramadhan dan menjelang Lebaran.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
Dalam agenda tersebut, Wakil Bupati Syafaruddin Poti hadir didampingi Asisten II Setda Rokan Hulu Drs. Yusmar, M.Si., bersama jajaran perangkat daerah terkait. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menjadi bukti keseriusan daerah dalam mendukung langkah terpadu pengendalian inflasi, sekaligus memperkuat sinergi lintas wilayah di Provinsi Riau.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menjelaskan pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat, khususnya hasil rapat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan di Istana Negara pada 2 Maret 2026. Arahan tersebut menekankan pentingnya penguatan koordinasi antardaerah dalam mengantisipasi lonjakan harga pangan pada momentum besar keagamaan.
Stok Pangan dan Harga Pasar
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu selama ini telah menjalankan berbagai langkah konkret untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan bahan pokok. Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Syafaruddin Poti menyampaikan pemantauan kondisi pangan terus dilaksanakan secara berkala, disertai koordinasi aktif dengan unsur terkait di daerah.
Pemkab Rohul juga terus menggencarkan operasi pasar sebagai salah satu instrumen pengendalian harga. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Strategi tersebut menjadi bagian dari kebijakan daerah dalam menjaga daya beli masyarakat selama Ramadhan.
Syafaruddin Poti menegaskan ketersediaan stok pangan menjadi prioritas utama. Pengawasan tidak hanya dilakukan pada saat tertentu, namun terus dipantau secara rutin agar potensi gangguan pasokan dapat diantisipasi lebih awal. “Pemantauan stok pangan secara rutin setiap hari,” ujar Syafaruddin Poti.
Pernyataan tersebut menegaskan arah kerja Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu yang mengutamakan langkah preventif. Melalui pemantauan harian, daerah dapat lebih cepat merespons perubahan pasokan maupun pergerakan harga di lapangan. Upaya ini juga memberi rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadhan.
Konsistensi Pemkab Rohul dalam menjaga kestabilan pasar menjadi bagian dari pelayanan publik yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Saat kebutuhan pangan meningkat pada bulan suci, kehadiran pemerintah dalam menjaga pasokan dan harga menjadi sangat penting.

Dorong Gagasan Sentral Pangan
Selain menyampaikan perkembangan langkah pengendalian inflasi di Kabupaten Rokan Hulu, Wakil Bupati Syafaruddin Poti juga menyampaikan gagasan strategis dalam forum tersebut. Ia mengusulkan adanya penunjukan satu kabupaten sebagai sentral ketersediaan komoditas tertentu di Provinsi Riau, sehingga ketahanan pasokan dapat dibangun lebih terarah dan terukur.
Sebagai contoh, Syafaruddin Poti mengemukakan kemungkinan Rokan Hulu menjadi sentral ketersediaan cabai di Provinsi Riau. Dengan penetapan yang jelas, maka dukungan lahan, target produksi, dan pola distribusi dapat dirancang secara lebih optimal. “Misal Rohul ditunjuk sebagai central ketersediaan cabe di Provinsi Riau,” katanya.
Gagasan ini menunjukkan kontribusi aktif Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam forum strategis tingkat provinsi. Rohul tidak hanya hadir sebagai peserta rapat, namun juga ikut memberi pemikiran untuk memperkuat sistem pengendalian inflasi secara regional. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan skema pasokan pangan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Kabupaten lain tetap memiliki ruang untuk menjalankan program komoditas serupa sebagai penyangga. Dengan demikian, ketahanan pangan tidak bertumpu pada satu daerah saja, namun memiliki pusat utama yang diperkuat daerah penopang. Model seperti ini dapat membantu menjaga keseimbangan pasokan ketika permintaan pasar meningkat tajam.
Melalui High Level Meeting TPID Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, instansi vertikal, dan pelaku usaha menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan inflasi selama Ramadhan.
Langkah cepat, pemantauan intensif, serta gagasan strategis yang disampaikan Wakil Bupati Syafaruddin Poti menjadi gambaran nyata keseriusan Pemkab Rohul dalam merawat stabilitas daerah. Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, harga tetap terkendali, dan suasana Ramadhan berjalan dengan aman serta nyaman. (mc kominfo)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar