Pendukung Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid Klaim Punya Bukti Baru, Siap Hadapi Sidang!
PEKANBARU,RIAUKU.COM – Dukungan terhadap Gubernur Riau nonaktif, , terus menguat menjelang proses persidangan dugaan kasus korupsi yang menjeratnya. Tim pendukung bahkan mengklaim telah mengantongi bukti baru yang diyakini mampu mengungkap fakta sebenarnya di pengadilan.
Juru Bicara Gerakan Keadilan untuk Wahid, , menegaskan pihaknya bersama tim kuasa hukum telah melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan langkah hukum menghadapi sidang pokok perkara.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
“Kami sangat siap menghadapi sidang. Tim hukum juga sudah melakukan koordinasi intensif untuk menyiapkan pembelaan terbaik,” ujar Rinaldi.
Ia menyebut, tim pendukung telah menemukan sejumlah fakta baru yang dinilai dapat menjadi “senjata penting” dalam persidangan. Bukti tersebut diyakini mampu membantah tuduhan dugaan korupsi yang disebut-sebut berkaitan dengan praktik ‘jatah preman’ di lingkungan .
"Kami menemukan beberapa hal baru yang akan kami ungkap di persidangan nanti. Bukti ini diyakini dapat menunjukkan bahwa Abdul Wahid tidak bersalah,” ungkapnya.
Rinaldi menambahkan, keyakinan tersebut juga diperkuat oleh orang-orang terdekat Abdul Wahid yang menilai tuduhan tersebut tidak memiliki kaitan langsung dengan dirinya.
"Banyak pihak yang mengenal beliau meyakini bahwa tuduhan tersebut tidak ada hubungannya dengan beliau,” jelasnya.
Sementara itu, terkait kedatangan Abdul Wahid di Pekanbaru, Rinaldi menilai antusiasme masyarakat yang datang ke bandara maupun rumah tahanan merupakan bentuk solidaritas spontan.
“Tidak ada koordinasi khusus. Siapa saja yang ingin memberikan dukungan silakan datang. Kami bahkan menerima banyak video masyarakat yang menyambut beliau di rutan,” katanya.
Ia juga mengaku tidak sempat berkomunikasi langsung dengan Abdul Wahid setibanya di Pekanbaru karena pengawalan ketat dari petugas.
"Sepertinya memang ada pembatasan, jadi kami tidak sempat berkomunikasi langsung,” ujarnya.
Meski demikian, kondisi kesehatan Abdul Wahid disebut dalam keadaan baik. Bahkan, beberapa hari sebelum dipindahkan ke Pekanbaru, ia sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan.
"Alhamdulillah kondisi beliau sehat. Informasi terakhir beliau sempat melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit tersebut,” tutup Rinaldi.
Sebelumnya, Abdul Wahid tiba di pada Rabu (11/3/2026) pagi menggunakan pesawat milik .
Ia datang bersama Kepala Dinas PUPR Riau serta tenaga ahli gubernur .
Ketiganya terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan terborgol saat digiring petugas menuju mobil tahanan di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.(*04*)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar