Naik Lagi! Harga Sawit Riau Tembus Rp3.544/Kg

Harga buah sawit di Provinsi Riau kembali naik pada awal Februari ini (ist)

PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan pada periode 28 Januari hingga 3 Februari 2026. Kabar ini menjadi angin segar bagi petani sawit, seiring menguatnya harga di hampir seluruh kelompok umur tanaman.

Tim Penetapan Harga TBS Sawit Swadaya Provinsi Riau, sebagaimana tertuang dalam Surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Nomor 03, menyepakati kenaikan harga TBS untuk tanaman usia 9 tahun sebesar Rp56,72 per kilogram, sehingga ditetapkan menjadi Rp3.544,28 per kg.

Penguatan harga ini didukung oleh naiknya harga referensi komoditas turunan sawit. Dalam penetapan tersebut, harga Crude Palm Oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp14.592,28 per kg, harga inti sawit (kernel) sebesar Rp12.456,18 per kg, serta nilai cangkang sebesar Rp26,34 per kg.

Sementara itu, indeks K ditetapkan sebesar 92,23 persen, yang turut menjadi faktor utama pendorong kenaikan harga TBS sawit swadaya di Riau.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau, berikut daftar lengkap harga TBS kelapa sawit swadaya periode 28 Januari–3 Februari 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp2.741,39/kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.059,46/kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.285,52/kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.412,75/kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.489,40/kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.531,87/kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.544,28/kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.506,37/kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.446,36/kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.377,53/kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.299,27/kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.240,06/kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.191,41/kg

Kenaikan harga ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawit swadaya di Riau serta menjaga semangat produksi di tengah dinamika pasar global. (kh)

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.