Diduga Mengantuk, Fortuner Hantam L300 di Jalur Pekanbaru–Bangkinang

Sebuah mobil Toyota Fortuner menghantam bagian belakang kendaraan Mitsubishi L300 yang melaju di depannya.

KAMPAR,RIAUKU.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru–Bangkinang, tepatnya di sekitar kawasan Pesantren Gontor, Selasa (10/3/2026). 

Sebuah mobil Toyota Fortuner menghantam bagian belakang kendaraan Mitsubishi L300 yang melaju di depannya.

Insiden ini diduga terjadi karena pengemudi Fortuner mengantuk saat berkendara.

Kondisi tersebut membuat konsentrasi pengemudi menurun hingga akhirnya kendaraan yang dikemudikannya tidak mampu menghindari L300 yang berada di jalur yang sama.

Kasatlantas Polres Kampar, Wulan Afdhalia Ramdhan, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju searah di jalan lintas tersebut. 

Namun, diduga karena pengemudi Fortuner dalam kondisi mengantuk, mobil tersebut menabrak bagian belakang L300.

“Pengemudi mobil Fortuner diduga mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi dan menabrak kendaraan L300 yang berada di depannya,” ujar AKP Wulan.

Benturan tersebut membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup serius. Bagian depan Fortuner tampak ringsek, sementara bagian belakang L300 juga mengalami kerusakan akibat kerasnya hantaman.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.

Setelah kejadian, kedua pengemudi sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan di lokasi kejadian.

Pengemudi Fortuner juga menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan L300.

Polisi mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berkendara.

Rasa kantuk saat mengemudi dapat menyebabkan hilangnya konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di jalur lintas yang padat kendaraan.(SON/*04*)


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.