Driver Ojol Nekat Terobos Asap, Berusaha Padamkan Kebakaran Lahan di Delima
PEKANBARU,RIAUKU.COM – Aksi berani ditunjukkan seorang driver ojek online saat kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota , Selasa pagi (10/3/2026).
Tanpa memikirkan risiko, ia nekat menerobos kepulan asap untuk mencoba memadamkan api yang mulai membesar.
Berita Terkait
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,992 Juta per Gram
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
Kebakaran tersebut melanda lahan kosong yang dipenuhi semak belukar, pohon kecil, dan ilalang kering. Api dengan cepat merambat, sementara asap putih pekat membumbung tinggi ke udara dan tercium hingga ke jalan sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik kebakaran berada di antara dua ruas jalan, yakni Jalan Rajawali Sakti dan Jalan Srikandi.
Api diduga pertama kali muncul dari bagian tengah lahan sebelum merambat ke bagian pinggir hingga mendekati kedua ruas jalan tersebut.
Kondisi vegetasi yang kering membuat api dengan cepat menyebar. Tumpukan sampah di sekitar lahan juga memperparah situasi karena mudah terbakar dan memicu kobaran api semakin besar.
Di tengah kepulan asap yang menyesakkan, seorang pria terlihat berusaha memadamkan api secara manual dengan memukul-mukul kobaran menggunakan patahan ranting daun.
Ia berupaya menghentikan penyebaran api meski tanpa alat pemadam dan sumber air di lokasi.
Pria tersebut diketahui bernama Frengky Renaldo Hutagalung, seorang driver ojek online yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Melihat api mulai membesar, ia spontan turun dari motornya dan mencoba memadamkan api sebisanya.
“Saya tadi dari Jalan Srikandi mau ke basecamp dekat rumah sakit. Pas lewat saya lihat api dari dalam lahan, jadi saya coba padamkan dulu, tapi apinya makin besar,” ujar Frengky.
Namun upayanya tak membuahkan hasil. Angin yang bertiup cukup kencang membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.
Merasa tidak mampu memadamkan api seorang diri, Frengky akhirnya menghubungi layanan call center kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut agar segera mendapat penanganan.
“Saya tidak sanggup padamkan sendiri, anginnya kencang sekali. Jadi saya laporkan supaya cepat ditangani,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, kebakaran lahan tersebut masih menimbulkan kepulan asap tebal dan menunggu penanganan dari pihak terkait. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di musim panas saat vegetasi mudah terbakar.
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar