Dampak Perang Teluk, Ada Kabar Menteri ESDM Sarankan Beli Motor Listrik
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyarankan agar masyarakat lebih membeli motor listrik. Apalagi perang Teluk memungkinkan kondisi stok minyak di Indonesia semakin sulit. Kondisi ini juga disarankan pada pelaku Ojek Online (Ojol), agar mengurangi beban subsidi negara.
Selama ini Bahlil Lahadalia memang sering memberikan pernyataan soal subsidi negara seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), gas, listrik, dll. Namun tidak ditemukan pernyataan Bahlil yang menyebut Ojol diwajibkan membeli motor listrik untuk mengurangi beban subsidi negara.
Berita Terkait
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
- Polisi Ajak Warga Bangko Mukti Aktifkan Satkamling Jaga Keamanan Lingkungan
Ternyata isu ini beredar dari sebuah postingan Facebook yang meng-klaim bahwa Bahlil mengatakan mulai tahun depan Ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk mengurangi beban subsidi negara. Captionnya bertuliskan Menteri ESDM berencana 2026 ojol diminta untuk lebih peduli dengan lingkungan dan menggunakan motor listrik untuk mengurangi beban negara.
Dilansir Kompas.com, postingan bernarasi bahwa Bahlil memutuskan mulai tahun 2026 ojol wajib membeli motor listrik sendiri untuk mengurangi beban subsidi negara adalah tidak benar. Tidak ada pernyataan resmi Pemerintah atau sumber kredibel mengenai pernyataan Bahlil tersebut.
Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, foto Bahlil yang ada pada postingan tersebut sangat identik dengan foto pada laman fraksigolkar.com. Pada laman tersebut membahas mengenai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membidik nilai final untuk pelepasan saham kepemilikan (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI) diputuskan pada awal Oktober 2025.
Terkait hal tersebut, tidak ada pembahasan mengenai pernyataan Bahlil yang mewajibkan Ojol untuk membeli motor listrik sendiri untuk mengurangi beban subsidi negara. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan pengemudi ojek online membeli motor listrik pada tahun 2026 adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading). *04
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar