Gelombang Kecaman Internasional atas Serangan Militer AS–Israel ke Iran

Bendera Republik Rakyat China. (ist)

RIAUKU.COM - Serangan militer Israel yang didukung Amerika Serikat ke Iran memicu gelombang kecaman dunia. Serangan yang dilakukan secara sepihak itu menimbulkan korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sejumlah negara menilai aksi tersebut berpotensi memperburuk ketegangan global dan merusak upaya diplomasi yang tengah berlangsung.

Berikut daftar negara yang mengecam serangan tersebut:

1. Rusia
Rusia melalui Duta Besarnya di PBB, Vasily Nebenzia, menyebut agresi terhadap Iran berisiko memperluas eskalasi konflik di kawasan.

Dalam pernyataannya kepada Dewan Keamanan PBB yang dikutip BBC, Nebenzia menilai serangan itu sebagai tindakan tidak bertanggung jawab yang merusak stabilitas Timur Tengah. Ia juga menyebut langkah tersebut sebagai “tikaman dari belakang terhadap diplomasi” karena dilakukan di tengah negosiasi aktif.

2. China
China mengecam keras serangan tersebut. Kementerian Luar Negeri China menyatakan aksi militer itu merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan keamanan Iran serta mendesak penghentian segera operasi militer. Beijing menegaskan penargetan terhadap petinggi negara lain bertentangan dengan prinsip hukum internasional.

3. Oman
Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, mengaku kecewa karena serangan terjadi saat negosiasi masih berlangsung. Dalam unggahannya di platform X, ia menyebut perundingan yang aktif dan serius telah dirusak. Albusaidi juga mendesak Washington agar tidak semakin terlibat dalam konflik yang dinilai bukan kepentingannya.

4. Brasil
Pemerintah Brasil mengutuk serangan tersebut dan menyatakan keprihatinan mendalam.
Dikutip dari Reuters, Brasil menilai jalur negosiasi adalah satu-satunya cara menuju perdamaian dan menyerukan semua pihak untuk menghormati hukum internasional serta menahan diri.

5. Pakistan
Pakistan melalui Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri, Ishaq Dar, mengutuk serangan tersebut dan menyebutnya tidak beralasan. Islamabad menegaskan komitmennya untuk mendorong penyelesaian damai atas konflik yang terjadi.

6. Spanyol
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengecam aksi militer sepihak tersebut.
Dalam pernyataannya di X, Sanchez menolak eskalasi dan menuntut de-eskalasi segera serta penghormatan penuh terhadap hukum internasional. Ia juga menyerukan kelanjutan dialog demi solusi politik yang langgeng.

7. Kuba
Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel, menyebut pembunuhan Ali Khamenei sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Ia menyatakan tindakan tersebut melanggar norma-norma global yang berlaku.

8. Malaysia
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengecam keras pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran tersebut. Menurut Anwar, penargetan kepala negara secara sengaja menciptakan preseden berbahaya dan berpotensi mendorong ketidakstabilan serius di Timur Tengah. Ia mengingatkan bahwa ancaman eksistensial kerap memicu reaksi yang sulit diprediksi.*04*


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.