Tragedi Jalintim! Bus PMH Hantam Truk di Pelalawan, 4 Orang Tewas Seketika

Ilustrasi kecelakaan bus PMH di Pelalawan, Minggu, 1 April 2026. (ai)

PANGKALANKERINCI, RIAUKU.COM - Kecelakaan maut terjadi Minggu pagi, 1 Maret 2026, di Jalan Lintas Timur Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, saat bus PMH menyalip kendaraan lalu bertabrakan dengan truk coltdiesel dari arah berlawanan; empat orang tewas dan dua luka.

Suasana Jalan Lintas Timur di Kabupaten Pelalawan mendadak berubah mencekam pada Minggu pagi. Sebuah bus penumpang antar kota bertabrakan keras dengan truk coltdiesel di ruas jalan utama Sumatra itu. Benturan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di kilometer 122–123 Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung.

Kecelakaan tersebut melibatkan bus PMH dan truk coltdiesel yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Bus tergelincir hingga masuk ke beram jalan, sementara truk terbalik di tepi aspal.

Peristiwa ini segera menyita perhatian warga sekitar. Video dan foto kejadian cepat menyebar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan kondisi kendaraan yang ringsek serta penumpang yang dievakuasi warga.

Informasi awal yang beredar menyebutkan korban meninggal mencapai enam orang. Namun data tersebut kemudian diluruskan oleh kepolisian. Jumlah korban tewas dipastikan lebih sedikit dari kabar yang beredar.

Kronologi Kecelakaan

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan, Tatit Rizkyan Hanafi, menjelaskan kecelakaan bermula saat bus PMH melaju dari arah Pangkalan Kerinci menuju Ukui. Bus melintas di Jalan Lintas Timur yang dikenal padat kendaraan berat. Arus kendaraan pada pagi itu cukup ramai.

Setiba di lokasi kejadian, sopir bus berusaha mendahului beberapa kendaraan di depannya. Bus kemudian masuk ke jalur kanan untuk menyalip. Pada saat bersamaan sebuah truk coltdiesel melaju dari arah berlawanan.

Jarak kedua kendaraan terlalu dekat. Sopir tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar. Benturan keras terjadi di tengah badan jalan.

Tabrakan itu membuat bagian depan kedua kendaraan rusak parah. Bus terdorong keluar jalur hingga masuk ke beram jalan. Truk coltdiesel terbalik dengan posisi roda menghadap ke atas di sisi jalan.Bus PMH.jpg

Korban Tewas dan Luka

Akibat kecelakaan tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Dua korban lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut Tatit, korban dibawa ke Puskesmas Pangkalan Lesung untuk mendapatkan penanganan medis. Petugas bersama warga sekitar melakukan evakuasi segera setelah kecelakaan terjadi. Proses penyelamatan berlangsung di tengah kondisi kendaraan yang rusak berat.

“Korbannya empat orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka,” kata Tatit kepada TribunPekanbaru.com pada Minggu, 1 Maret 2026. Polisi masih mendata identitas korban secara lengkap. Tim juga melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Petugas Satlantas saat ini masih fokus pada evakuasi kendaraan. Bangkai kendaraan kemudian akan dipindahkan untuk menghindari kemacetan. Setelah itu kendaraan dibawa ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Viral di Media Sosial

Peristiwa kecelakaan ini cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Warga yang melintas di lokasi merekam kondisi kendaraan setelah tabrakan terjadi. Video memperlihatkan bus yang keluar dari badan jalan dan truk yang terbalik.

Sejumlah warga terlihat membantu mengevakuasi korban dari dalam kendaraan. Sebagian lainnya mengatur arus lalu lintas agar kendaraan lain tidak terjebak kemacetan. Aksi spontan itu membantu mempercepat proses penyelamatan korban.

Kecelakaan di ruas Jalan Lintas Timur memang kerap menjadi perhatian publik. Jalur tersebut menjadi penghubung utama berbagai daerah di Sumatra. Truk logistik, bus penumpang, hingga kendaraan pribadi melintas hampir tanpa henti.

Jalintim yang Rawan Kecelakaan

Ruas Jalintim di wilayah Pelalawan dikenal sebagai jalur transportasi vital. Jalan ini menghubungkan berbagai kota di Provinsi Riau dan wilayah Sumatra lainnya. Tingginya volume kendaraan sering memicu kecelakaan lalu lintas.

Kondisi jalan yang panjang dan lurus kerap membuat pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Upaya menyalip kendaraan besar sering memicu risiko tabrakan. Polisi berkali-kali mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati.

Kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Data lengkap mengenai identitas korban juga masih dikumpulkan. Hasil penyelidikan akan diumumkan setelah proses pemeriksaan selesai.*01*

 


    Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi, serta foto atau video yang memiliki nilai berita.

    Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.