Bangkit dari Luka: Polda Riau Hadirkan Trauma Healing untuk Mahasiswi UIN Suska di RSUD Arifin Achmad
PEKANBARU,RIAUKU – Di tengah proses hukum yang terus berjalan, perhatian terhadap kondisi psikologis korban tak luput dari fokus aparat.
Polda Riau menurunkan Tim Psikologi Biro SDM untuk memberikan pendampingan trauma healing kepada mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang menjadi korban penganiayaan.
Berita Terkait
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
Pendampingan dilakukan langsung di ruang perawatan RSUD Arifin Achmad, tempat korban masih menjalani perawatan intensif, Jumat (27/2/2026).
Kehadiran tim psikologi menjadi bentuk nyata bahwa pemulihan korban tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental dan emosional.
Kabag Psikologi Biro SDM Polda Riau, AKBP Dr. Winarko, M.Psi., Psikolog, memimpin langsung proses pendampingan.
Dengan pendekatan berbasis Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), tim melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi gejala trauma sekaligus menyusun langkah penanganan lanjutan.
"Pendampingan ini bertujuan membantu korban mengurangi kecemasan, ketakutan, serta bayangan kejadian yang berulang.
Kami ingin membangun kembali rasa aman dan kepercayaan dirinya secara bertahap,” jelas AKBP Winarko.
Menurutnya, trauma akibat kekerasan dapat berdampak panjang bila tidak ditangani secara profesional. Oleh karena itu, intervensi dini sangat penting agar korban tidak mengalami gangguan psikologis berkepanjangan.
Tak hanya korban, keluarga juga dilibatkan dalam proses ini. Tim memberikan edukasi agar keluarga memahami perubahan emosi yang mungkin muncul serta cara terbaik mendampingi korban selama masa pemulihan.
Suasana pendampingan berlangsung hangat dan kondusif. Tim psikologi memastikan korban merasa aman untuk mengekspresikan emosi dan perlahan membangun kembali kepercayaan dirinya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polda Riau dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan presisi tak sekadar menegakkan hukum terhadap pelaku, tetapi juga memastikan korban bangkit dan kembali menatap masa depan dengan harapan baru. (son/*04*)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar