Yordania Siap “Back Up” Pasukan RI ke Gaza, Prabowo–Raja Abdullah II Perkuat Poros Kemanusiaan
AMMAN, RIAUKU.COM. – Komitmen kuat ditunjukkan Kerajaan Yordania Hasyimiah terhadap Indonesia dalam upaya stabilisasi Gaza. Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung hangat di Istana Basman, Raja Abdullah II menyatakan kesiapan pemerintah dan militer Yordania untuk mendukung Indonesia jika mengirimkan pasukan ke Gaza dalam misi Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Abdullah II, Rabu (25/2/2026), di Amman. Momentum ini disebut sebagai penguatan kolaborasi strategis dua negara sahabat dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Berita Terkait
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Kondisi Terkini Andrie Yunus: Masih Dirawat, Belum Bisa Dijenguk
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa dukungan Yordania bukan sekadar simbolis, melainkan mencakup aspek teknis dan koordinasi militer. “Yordania siap memberikan dukungan penuh kepada Indonesia saat kita mengirimkan pasukan. Beberapa hal teknis dari sisi militer juga akan saling dibantu,” ujar Sugiono usai pertemuan.
Dalam dialog bilateral, Presiden Prabowo secara terbuka menyampaikan kekhawatiran Indonesia terhadap situasi di Tepi Barat yang dinilai dapat mengganggu stabilitas dan efektivitas misi kemanusiaan di Gaza.
"Kami sangat khawatir terhadap insiden-insiden yang terjadi di Tepi Barat. Itu bisa menghambat berbagai upaya yang tengah kita lakukan bersama di Gaza,” kata Prabowo.
Ia menegaskan Indonesia ingin memperkuat koordinasi strategis dengan Yordania guna mengantisipasi dinamika kawasan yang terus berkembang.
Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sementara Raja Abdullah II turut didampingi Putra Mahkota Hussein bin Abdullah serta Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi bersama jajaran pejabat tinggi dan militer.
Langkah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan komitmen kuat terhadap perjuangan rakyat Palestina, tidak hanya melalui diplomasi, tetapi juga kesiapan kontribusi nyata dalam stabilisasi dan misi kemanusiaan internasional.
Pertemuan Prabowo dan Raja Abdullah II menjadi sinyal bahwa poros kerja sama Indonesia–Yordania semakin solid, sekaligus membuka peluang peran Indonesia yang lebih luas dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.*04*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar