Dihadiri Kapolda Riau, Polres Kampar Gelar Tabligh Akbar Bareng UAS
KAMPAR, RIAUKU.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Kampar menggelar kegiatan Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah nasional Ustaz Abdul Somad (UAS). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Senin (16/2/2026) malam, di Mapolres Kampar.
Tabligh akbar ini menjadi momentum spiritual sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.
Berita Terkait
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,992 Juta per Gram
Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadhan Sebayang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi refleksi bagi seluruh personel Polres Kampar untuk meningkatkan iman dan takwa dalam menghadapi Ramadan.
“Besar kiranya kegiatan ini bisa menambah keimanan dan ketakwaan dalam menghadapi bulan puasa, sehingga apa yang dilaksanakan hari ini benar-benar membawa keberkahan,” ujar Kapolres dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Kampar akan terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Kapolres turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang Ramadan.
Selain itu, Polres Kampar juga mengingatkan masyarakat terkait pelaksanaan tradisi Balimau Kasai agar tetap memperhatikan faktor keselamatan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri turun ke sungai, terutama jika kondisi arus deras dan situasi pengunjung padat, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Diketahui, Balimau Kasai merupakan tradisi masyarakat Riau yang dilakukan turun-temurun menjelang Ramadan, dengan mandi menggunakan campuran air limau dan wewangian sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin serta ajang mempererat silaturahmi.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menegaskan bahwa bulan Ramadan bukanlah bulan untuk bermalas-malasan, melainkan bulan perjuangan dalam meningkatkan kualitas diri.
“Bulan puasa adalah bulan perang. Perang Badar 17 Ramadan, perang melawan Israel 10 Ramadan, membebaskan Andalusia bulan Ramadan,” ujar UAS dalam tausiyahnya.
Ia menjelaskan bahwa puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu, termasuk menjaga lisan dan hati.
“Puasa bukan hanya menahan makan dan minum. Tapi ketika dia menahan lidah dalam berbicara, menahan hati dan pikiran, inilah puasa yang sesungguhnya,” tuturnya.
Di akhir ceramah, UAS menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam dan berharap Ramadan tahun ini membawa perubahan positif bagi pribadi setiap muslim.
“Mudah-mudahan Ramadan kita berkualitas, membentuk kepribadian yang berintegritas, dan menjadikan kita orang-orang yang takut kepada Allah SWT,” pungkasnya.*son*
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar