Diam-diam Prajogo Pangestu hingga Aguan Temui Prabowo di Hambalang, Membahas Apa?
JAKARTA - Diam-diam, lima konglomerat menemui Presiden Prabowo Subianto di kediaman Hambalang, Bogor pada Selasa (10/2) malam. Pertemuan itu berlangsung lebih dari 4,5 jam, di tulis Sekretaris Presiden Teddy Indra Wijaya dalam unggahan akun Instagram.
Audiensi lima pengusaha nasional itu adalah Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma alias Aguan (Agung Sedayu Group).
Berita Terkait
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Cara Licik AS-Israel, Palsukan Drone Iran untuk Serang Negara Arab
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
- 16 Maret 2026, Ini Daftar Peringatan Penting Hari Ini: dari Hari Rimbawan hingga Hari Panda Sedunia
- ANTARA Berangkatkan 140 Pemudik Lewat Program “Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama BUMN”
"Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam, dimulai sejak pukul 19.00 hingga sekitar 23.30 WIB," tulis Sekretaris Presiden Teddy Indra Wijaya dalam unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (11/2).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyerap berbagai masukan dari para pelaku usaha terkait tantangan dan peluang ekonomi. Selain itu membahas pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha melalui semangat Indonesia Incorporated untuk memperkuat daya saing nasional dan mempercepat pembangunan.
"Pembangunan industri harus berdampak langsung bagi rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian bangsa," ujar Prabowo dalam keterangan terpisah.
Prabowo juga mengajak para pengusaha untuk terus berkolaborasi dalam membuka dan memperluas lapangan pekerjaan, memperkuat sektor riil, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Merespons hal tersebut, para pengusaha menyatakan komitmen bersama untuk mendukung penuh arah kebijakan pemerintahan Prabowo, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas gizi dan pendidikan anak-anak, hingga pembangunan industri yang berpihak pada kepentingan bangsa.
Pertemuan malam itu tidak hanya menjadi forum diskusi strategis, tetapi juga ajang silaturahmi untuk menyamakan langkah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. (cn/dmy)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar